Dua Sisi Sifat Manusia
Seorang anak bertanya kepada ayahnya mengapa dia mudah sekali tersinggung, gampang marah, tdk tenang dan selalu punya prasangka buruk terhadap orang lain. Dia ingin tahu cara mengubah perangainya…
Sang ayah berkata, bahwa dalam diri manusia ada dua “Penjaga”. Penjaga putih dan Penjaga hitam. Penjaga hitam selalu berpikiran negatif, mudah marah dan selalu punya prasangka buruk. Sedang Penjaga putih selalu berpikiran positif, baik hati, dan suka hidup damai. Setiap hari kedua penjaga ini selalu berkelahi dalam hati manusia.
Lalu siapakah yang menang? tanya si anak.
Yang menang adalah yg setiap hari kau beri makan, kata sang ayah.
Sebuah contoh, saat ujian tiba, penjaga putih akan menyuruh kamu belajar dengan tekun tetapi sebaliknya penjaga hitam akan menyuruh kamu untuk menyontek teman sebelah kamu. Anak tersebut mengangguk-angguk mendengarkan nasehat ayahnya.
Sebelum meninggal, almarhum ayah saya pernah berkata :
“Diri kita adalah apa yang kita pikirkan. Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan tentang diri kita. Mengapa pikiran itu begitu besar pengaruhnya?. Ternyata pikiran-pikiran yg kita masukkan dalam diri kita akan mempengaruhi perilaku kita sehari-hari, prilaku akan membentuk sifat, sifat akan membentuk kebiasaan dan kebiasaanlah yang akan menentukan nasib kita”.
Memang nasib manusia berada dan ditentukan oleh Tuhan, tetapi manusia juga mempunyai pilihan untuk menentukan nasibnya sebelum hal itu terjadi. Karena Tuhan tidak akan merubah nasib umat-Nya kalau manusia itu sendiri tidak mau merubahnya.
Jadi mulai saat ini masukkanlah pikiran-pikiran positif yang bermanfaat dalam diri kita, buanglah jauh-jauh rasa iri hati, dendam, benci dan pikiran negatif lainnya yang bisa merugikan kita. Janganlah kita memberi makan kepada “penjaga hitam” yang ada dalam diri kita.
Setiap pagi setelah bangun tidur dan sebelum memulai aktifitas, ucaplah syukur dan mohon kepada Tuhan agar “Dia” selalu memberikan jalan terang bagi kita, membimbing kita kepada hal-hal yang baik. Karena percayalah bahwa setiap langkah yang kita ambil atas ijin-NYA, maka akan membuahkan hasil yang baik.
Ingatlah bahwa : “Jika kita menanam anggur, tidak mungkin kita menuai duri”.
Kamis, 02 September 2010
Minggu, 18 Juli 2010
Cara Shalat Nabi Muhammad SAW.
Diriwayatkan dari Abu Humaid As-Sa’idi r.a. berkata,
“aku mengingat shalat Rasulullah Saw lebih baik daripada siapa pun diantara kalian. Aku melihat Nabi Muhammad Saw mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahunya dan mengucapkan takbir, dan ketika rukuk Nabi Muhammad Saw meletakkan kedua tangannya diatas dua lututnya dan punggungnya membungkuk lurus, kemudian setelah bangkit dari rukuk Nabi Muhammad Saw berdiri tegak hingga semua tulang punggungnya berada dalam posisi normal.
Ketika sujud, Nabi Muhammad Saw meletakkan kedua tangannya diatas tanah dan menjauhkan lengan bagian bawahnya dari tanah dan tubuhnya, dan jari jemari (kaki) menghadap ke arah kiblat. Ketika duduk pada rakaat kedua, Nabi Muhammad Saw duduk diatas kaki kirinya dan menyangga kakinya sebelah kanan; dan pada rakaat terakhir Nabi Muhammad Saw menekan kakinya sebelah kiri ke depan dan duduk di atas pinggulnya”
Rabu, 07 Juli 2010
IKHWAN DAN AKHWAT SEJATI ADALAH . . . . . .
Seorang remaja pria bertanya kepada ibunya,''ibu,ceritakan kepada ku tentang
ikhwan sejati...!!'' sang ibu tersenyum dan menjawab....
ikhwan sejati.... bukanlah d lihat dari bahunya yg kekar,tetapi dari kasih sayangnya
pada orang di sekitarnya.
ikhwan sejati..... bukanlah di lihat dari suaranya yg lantang,tetapi dari kelembutannya
mengatakan kebenaran.
ikhwan sejati.... bukanlah d lihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,tetapi dari sikap bersaahabatnya
pada generasi muda bangsa.
ikhwan sejati.... bukanlah di lihat dari bagaimana dia d hormati di tempat kerja,tetapi
bagaimana dia di hormati di dalam rumah.
ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari kerasnya pukulan,tetapi dari sikap bijaknya
memahami persoalan.
ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari dadanya yg bidang,tetapi dari hati yg ada
di balik itu.
ikhwan sejati.....bukanlah di lihat dari banyknya akhwat yg memuja,tetapi komitmennya
terhadap akhwat yg di cintainya.
ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari jumlah barbel yg di bebankan,tetapi
dari tabahanya dia menghadapi lika-liku kehidupan.
ikhwan sejati.....bukanlah di lihat dari kerasnya membaca al-qur'an,tetapi dari konsistennya
dia menjalankan apa yg dia baca.
setelah itu,sang remaja pria kembali bertanya.siapakah yg dapat memenuhi kriteria
sprt itu ibu?'' sang ibu memberinya buku dan berkata....pelajari tentang dia.
ia pun mengambil buku itu ," MUHAMMAD ",judul buku yg tertulis d buku itu.
akhwat sejati.....seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya,'' abi ceritakan pada ku tentang akhwat sejati?''
sang ayah pun menoleh dan kembal kemudian tersenyum.anakku...seorang akhwat sejati bukanlah
di lihat dari kecantikkan paras wajahnya,tetapi di lihat dari kecantikan hati yg ada di baliknya.
akhwat sejati....bukanlah di lihat dari bentuk tubuhnya,tetapi di lihat dari sejauh mana ia
menutupi bentuk tubuhnya.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari begitu banyaknya kebaikkan yg ia berikan,tetapi
dari keikhlasan ia memberikan kebaikkan itu.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari seberapa indah lantunan suaranya,tetapi
di lihat dari apa yg sering mulutnya bicarakan.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari keahliannya berbahasa,tetapi di lihat dari bagaimana
caranya berbicara.
sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya.''lantas apalagi abi???''
sahut putrinya.ketahuilah putri ku.....
akhwat sejati.....bukanlah di lihat dari keberaniannya dlm berpakaian tetapi di lihat
sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.
akhawat sejati....bukanlah di lihat dari kekhawatiran di goda orang di jalan,tetapi
di lihat dari kekhawatiran dirinyalah yg mengundang orang jadi tergoda.
akhwat sejati.....bikan di lihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yg ia jalani
tetapi di lihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dgn penuh rasa syukur.
dan ingatlah.....akhwat sejati bukan di lihat dari sifat supelnya dalam bergaul,tetapi
di lihat sejauh mana ia menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari besarnya jilbab yg dia pakai,tetapi dari besarnya
semangat jihad dalam dirinya.
akhwat sejati.....bukan hanya di lihat dari tertutup rapat tubuhnya,tetapi ketulusan hatinya
menutupi aib saudaranya.
akhwat sejati......bukan di lihat dari lembut suaranya,tetapi kelembutan hatinya yg mudah
menangis melihat kezholiman.
akhwat sejati.....bukan hanya di lihat dari maniz senyumnya,tetapi maniz hati yg peduli
pada mereka yg membutuhkan.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari tunduk pandangannya,tetapi juga semangat
menundukkan musuh2 allah.
setelah itu sang anak kembali bertanya,''siapakah yg dapat menjadi kriteria sprt itu,abi???''
sang ayah memberikan sebuah buku dan berkata,''pelajarilah mereka!''
sang anak pun mengambil buku itu dan terlihat sebuah tulisan'' ISTRI RASULULLAH'',
ikhwan sejati...!!'' sang ibu tersenyum dan menjawab....
ikhwan sejati.... bukanlah d lihat dari bahunya yg kekar,tetapi dari kasih sayangnya
pada orang di sekitarnya.
ikhwan sejati..... bukanlah di lihat dari suaranya yg lantang,tetapi dari kelembutannya
mengatakan kebenaran.
ikhwan sejati.... bukanlah d lihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,tetapi dari sikap bersaahabatnya
pada generasi muda bangsa.
ikhwan sejati.... bukanlah di lihat dari bagaimana dia d hormati di tempat kerja,tetapi
bagaimana dia di hormati di dalam rumah.
ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari kerasnya pukulan,tetapi dari sikap bijaknya
memahami persoalan.
ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari dadanya yg bidang,tetapi dari hati yg ada
di balik itu.
ikhwan sejati.....bukanlah di lihat dari banyknya akhwat yg memuja,tetapi komitmennya
terhadap akhwat yg di cintainya.
ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari jumlah barbel yg di bebankan,tetapi
dari tabahanya dia menghadapi lika-liku kehidupan.
ikhwan sejati.....bukanlah di lihat dari kerasnya membaca al-qur'an,tetapi dari konsistennya
dia menjalankan apa yg dia baca.
setelah itu,sang remaja pria kembali bertanya.siapakah yg dapat memenuhi kriteria
sprt itu ibu?'' sang ibu memberinya buku dan berkata....pelajari tentang dia.
ia pun mengambil buku itu ," MUHAMMAD ",judul buku yg tertulis d buku itu.
akhwat sejati.....seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya,'' abi ceritakan pada ku tentang akhwat sejati?''
sang ayah pun menoleh dan kembal kemudian tersenyum.anakku...seorang
di lihat dari kecantikkan paras wajahnya,tetapi di lihat dari kecantikan hati yg ada di baliknya.
akhwat sejati....bukanlah di lihat dari bentuk tubuhnya,tetapi di lihat dari sejauh mana ia
menutupi bentuk tubuhnya.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari begitu banyaknya kebaikkan yg ia berikan,tetapi
dari keikhlasan ia memberikan kebaikkan itu.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari seberapa indah lantunan suaranya,tetapi
di lihat dari apa yg sering mulutnya bicarakan.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari keahliannya berbahasa,tetapi di lihat dari bagaimana
caranya berbicara.
sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya.''lantas apalagi abi???''
sahut putrinya.ketahuilah putri ku.....
akhwat sejati.....bukanlah di lihat dari keberaniannya dlm berpakaian tetapi di lihat
sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.
akhawat sejati....bukanlah di lihat dari kekhawatiran di goda orang di jalan,tetapi
di lihat dari kekhawatiran dirinyalah yg mengundang orang jadi tergoda.
akhwat sejati.....bikan di lihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yg ia jalani
tetapi di lihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dgn penuh rasa syukur.
dan ingatlah.....akhwat sejati bukan di lihat dari sifat supelnya dalam bergaul,tetapi
di lihat sejauh mana ia menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari besarnya jilbab yg dia pakai,tetapi dari besarnya
semangat jihad dalam dirinya.
akhwat sejati.....bukan hanya di lihat dari tertutup rapat tubuhnya,tetapi ketulusan hatinya
menutupi aib saudaranya.
akhwat sejati......bukan di lihat dari lembut suaranya,tetapi kelembutan hatinya yg mudah
menangis melihat kezholiman.
akhwat sejati.....bukan hanya di lihat dari maniz senyumnya,tetapi maniz hati yg peduli
pada mereka yg membutuhkan.
akhwat sejati.....bukan di lihat dari tunduk pandangannya,tetapi juga semangat
menundukkan musuh2 allah.
setelah itu sang anak kembali bertanya,''siapakah yg dapat menjadi kriteria sprt itu,abi???''
sang ayah memberikan sebuah buku dan berkata,''pelajarilah mereka!''
sang anak pun mengambil buku itu dan terlihat sebuah tulisan'' ISTRI RASULULLAH'',
SEMOGA BERMANFAAT, ^_^ SALAM
Selasa, 06 Juli 2010
Surat dari "Adam" untuk "Hawa"
"Kami sulit menahan pandangan mata ketika melihat kalian...apalagi jika kalian diamanahkan Allah kecantikan dan postur yang ideal, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, karena itu lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga kedada kalian, dan dengan kerudung yang membentang".
"Kami juga sulit menahan pendengaran kami ketika berbicara dengan kalian, apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah suara yang merdu dengan irama yang mendayu, karena itu tegaskanlah suara kalian, dan bebicaralah seperlunya".
"Kami juga sulit menahan bayangan - bayangan hati kalian, ketika kalian dapat menjadi tempat mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan terisi oleh bayangan - bayangan kalian, karena itu jangan lah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian".
"Kami tahu kami paling lemah bila harus berhadapan dengan kalian, kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh hanya dengan senyuman kalian, Hati kami akan bergetar ketika kalian menangis, sungguh Allah telah memberikan amanah terindah kepada kalian, maka jagalah jangan sampai Allah murka dan memberikan keputusan".
Maha Besar Allah yang tahu akan kelemahan hati kami, hanya dengan ikatan yang suci dan yang diredhaiNya kalian akan halal bagi kami.
Made on Adam to Hawa. ^_^
"Kami juga sulit menahan pendengaran kami ketika berbicara dengan kalian, apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah suara yang merdu dengan irama yang mendayu, karena itu tegaskanlah suara kalian, dan bebicaralah seperlunya".
"Kami juga sulit menahan bayangan - bayangan hati kalian, ketika kalian dapat menjadi tempat mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan terisi oleh bayangan - bayangan kalian, karena itu jangan lah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian".
"Kami tahu kami paling lemah bila harus berhadapan dengan kalian, kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh hanya dengan senyuman kalian, Hati kami akan bergetar ketika kalian menangis, sungguh Allah telah memberikan amanah terindah kepada kalian, maka jagalah jangan sampai Allah murka dan memberikan keputusan".
Maha Besar Allah yang tahu akan kelemahan hati kami, hanya dengan ikatan yang suci dan yang diredhaiNya kalian akan halal bagi kami.
Made on Adam to Hawa. ^_^
Senin, 05 Juli 2010
Format A.131 NUPTK
Bagi PTK Kab. Tanah Datar yang ingin mengajukan NUPTK silahkan download format A.131 disini
Minggu, 30 Mei 2010
Salam ^_^
Bro...
buat kamu - kamu nih... gw akan coba kasih yang terbaik...
yang gw dapat . . . gk bakalan pilah2... selagi positif y gk??
n buat lo lo semua yang ada lebih dari blog ini mohon bantuan kritik dan saranya juga yach...
thanks b4.
"A131"
^_^
buat kamu - kamu nih... gw akan coba kasih yang terbaik...
yang gw dapat . . . gk bakalan pilah2... selagi positif y gk??
n buat lo lo semua yang ada lebih dari blog ini mohon bantuan kritik dan saranya juga yach...
thanks b4.
"A131"
^_^
Langganan:
Komentar (Atom)

